This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Hak-Hak Pasien! Hak Dan Kewajiban Pasien Beserta Pengertiannya.

Hak-Hak Pasien! Hak Dan Kewajiban Pasien Beserta Pengertiannya.

Hak-Hak Pasien! Hak Dan Kewajiban Pasien Beserta Pengertiannya.


Hak-Hak Pasien! Hak Dan Kewajiban Pasien Beserta Pengertiannya - Setiap pasien membutuhkan pelayanan kesehatan yang tepat dan segera . Apapun penyakitnya, mereka berhak untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas terutama gawat darurat. Hak tersebut harus diberikan , tanpa memandang suku bangsa, usia, agama, status sosio-ekonomi, status perkawinan, partai politik, kehidupan seksual, atau pun jumlah anak dalam keluarga. Pertolongan gawat darurat bagi setiap pasien yang membutuhkan harus tersedia pada setiap tingkat pelayanan kesehatan.

Apapun alasannya, para pasien memiliki :

  • Hak untuk memperoleh informasi tentang kondisi dan keadaan apa yang sedang mereka alami. Isi dan waktu pemberian informasi sangat bergantung pada kondisi pasien dan jenis tindakan yang akan segera dilaksanakan. Informasi harus diberikan langsung kepada pasien atau keluarganya.
  • Hak untuk bertanya atau mendiskusikan kondisi atau keadaan dirinya dan apa yang mereka harapkan dari sistem pelayanan yang ada , dalam suasana yang dianggap memadai. Proses ini berlangsung secara pribadi dan didasari rasa saling percaya diantara kedua belah pihak.
  • Hak pasien untuk dilayani secara pribadi. Pasien harus diberitahu siapa dan apa peran mereka masing-masing.
  • Hak untuk menyatakan pandangannya tentang pelayanan yang telah diberikan . Pendapatnya tentang kualitas dari pelayanan, yang baik atau pun yang masih kurang , dan saran-saran perbaikan harus diterima secara perbaikan harus diterima secara positif dalam kaitannya dan perbaikan kualitas pelayanannya.
  • Hak untuk memutuskan secara bebas apakah menerima atau menolak suatu pengobatan. Persetujuan merupakan persyaratan dalam melakukan suatu tindakan , termasuk kegawatdaruratan akibat komplikasi kehamilan atau persalinan.
Sebagai contoh dihormatinya hak pasien , perhatikan tahapan berikut ini yang harus dijalankan oleh petugas kesehatan sebelum ditandatanganinya surat persetujuan tindakan medis. Tahapan-tahapan berikut adalah : 

  • Pastikan bahwa pasien mampu untuk mendengar dan memahami penjelasan yang diberikan oleh petugas kesehatan. Bila tidak memungkinkan , minta walinya untuk mewakili pasien membuat persetujuan penulis.
  • Jelaskan secara rinci, objektif, dan dalam  bahasa yang dimengerti oleh pasien tentang prosedur yang akan dilaksanakan, termasuk keuntungan, adanya risiko, tingkat keberhasilan dan upaya mengatasi dan mengantisipasi penyulit yang mungkin terjadi.
  • Sediakan cukup waktu dan kesempatan untuk bertanya atau mendiskusikan kondisi pasien.
  • Mintalah pasien/walinya untuk membuat pernyataan tertulis tentang persetujuan tindakan medis.

Hak-Hak Pasien Perempuan

Pada dasarnya hak asasi perempuan adalah hak asasi manusia. Esensi dari hak asasi manusia adalah menghormati setiap orang lain, siapa pun dia, tanpa membedakan warna kulit, kelas, suku, agama, dan jenis kelaminnya. Hak asasi manusia juga dipahami sebagai menghormati nilai-nilai kemanusiaan dimana pun ia berada dan siapapun dirinya. Hak asasi manusia karenanya tidak bertentangan dengan moral agama.

Pembahasan hak kesehatan reproduksi perempuan secara khusus mengacu pada hasil dua konferensi internasional yang telah mengangkat hal reproduksi perempuan ditinjau dari hak asasi perempuan sebagai hak asasi manusia. Dua konferensi tersebut adalah International Conference on Population and Development ( ICPD ; 1994 ) di kairo dan konferensi dunia IV tentang perempuan di Beijing ( 1995 ) .

Diskriminasi berbasis gender masih berlangsung mulai dari lingkungan keluarga , dilingkungan kerja , dan didalam masyarakat pada umumnya. Semuanya, secara tersendiri dan bersama-sama , berdampak pada kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual perempuan.

Ada 3 komponen yang berkaitan dengan hak kesehatan, yang jelas adalah :

  • Hak yang sama tentang akses pada pelayanan kesehatan.
  • Hak perlindungan terhadap tindakan sosial yang berdampak negatif pada kesehatan.
  • Hak terhadap kemampuan memperoleh dan menikamti kesehatan dengan standard optimal.
Sebagai tenaga kesehatan harus menyadari hak-hak perempuan pada waktu memberikan perawatan maternitas.
  • Permpuan yang memperoleh pelayanan kesehatan mempunyai hak untuk mendapatkan informasi tentang keadaan kesehatannya.
  • Setiap perempuan mempunyai hak untuk membicarakan masalahnya dalam situasi dimana dia merasa percaya diri.
  • Perempuan harus tau sebelumnya jenis tindakan yang akan dikerjakan.
  • Tindakan harus dilakukan dalam lingkungan, dimana hak perempuan tersebut harus dihormati.
  • Seorang perempuan hendaknya diperlakukan dengan baik sehingga merasa senyaman mungkin pada waktu mendapat pelayanan.
  • Perempuan mempunyai hak untuk menyatakan pandangannya tentang pelayanan yang diterima.
Bila seorang tenaga kesehatan berbicara dengan seorang perempuan mengenai kehamilannya atau komplikasinya, dia hendaknya menggunakan teknik komunikasi dasar. Teknik ini membantu tenaga kesehatan menciptakan suatu hubungan kasih sayang dan suatu percaya yang jujur. Bila perempuan percaya pada tenaga kesehatan dan merasa bahwa dia sangat memperhatikan perempuan dari hati nuraninya, perempuan tersebut akan datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan atau datang segera bila ada suatu komplikasi.





Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Wanita

Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Wanita

Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Wanita
Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Wanita

Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Wanita - Untuk dapat berkomunikasi yang baik dengan pasien perempuan, seorang petugas kesehatan hendaknya menyadari bahwa seorang perempuan bukan sekedar seonggok tulang yang di bungkus daging dan kulit serta organ-organ reproduksi , tetapi juga memiliki hati nurani dan akal pikirannya. Ia adalah manusia dengan seluruh eksistensinya bahkan kita harus harus hormat. Dalam waktu yang sangat panjang mahluk tuhan berjenis kelamin perempuan ini dipandang oleh banyak peradaban manusia sebagai sosok yang hadir untuk dinikmati secara seksual dan berfungsi melahirkan sekaligus juga direndahkan.

Pasien perempuan umumnya merasa enggan untuk mengemukakan masalah-masalah seksual dan kesehatan reproduksinya, kecuali pada lingkungan yang kondusif. Dokter harus menciptakan lingkungan yang privasi sifatnya, dan khusus pada pemeriksaan dalam, diperlukan pendamping. Kehamilan merupakan peristiwa yang membahagiakan dan merupakan kejadian yang sangat diharapkan , tetapi sekaligus merupakan peristiwa yang menimbulkan kecemasan dan rasa khawatir , sehingga perlu mendapatkan perhatian. Berkomunikasi yang baik secara efektif dengan perempuan dan keluarganya dapat membantu menumbuhkan kepercayaan diri perempuan dan juga meningkatkan kepercayaan diri perempuan tersebut terhadap tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatannya.

Perempuan yang mengalami komplikasi pada kehamilannya, kadang-kadang mengalami kesulitan untuk membicarakan dan menjelaskan keluhannya kepada tenaga kesehatan . hal ini merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh tim pelayanan kesehatan untuk mampu berbicara dengan perempuan tersebut, sehingga perempuan tersebut merasa di perhatikan dan dalam suasana yang nyaman dan bebas. Memberikan perhatian terhadap perempuan dalam hal ini berarti, bahwa tenaga kesehatan tersebut hendaknya : 
  • Menghormati hak martabat dan hak kebebasan pribadi perempuan.
  • Mempunyai kepekaan dan responsif terhadap kebutuhan perempuan.
  • Tidak mencela keputusan yang di buat oleh perempuan dan keluarganya tentang perawatan yang dipilihnya.
Dapat dipahami , dalam keadaan darurat , bila petugas kesehatan tidak setuju dengan sikap dan keputusan perempuan , tentunya dapat menyebabkan keterlambatan untuk mendapatkan pertolongan. Akan tetapi, tidak boleh menunjukkan sikap tidak menghormati dan mencela perempuan tersebut atau menterlantarkan keadaan medis akibat sikapnya.Berikan konseling untuk meluruskan setelah komplikasi dapat diatasi, jangan sebelum atau selama perawatan dilakukan.

Teknik Atau Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Perempuan

Berbicara dengan tenang tidak terlalu keras cara yang baik dan meyakinkan perempuan bahwa pembicaraan tersebut bersifat rahasia . Harus peka terhadap pertimbangan budaya dan agama dan menghormati pandangan perempuan tersebut. Selain itu, tenaga kesehatan hendaknya : 
  • Mendorong perempuan atau keluarganya untuk mengatakan secara jujur dan lengkap tentang hal yang menyangkut komplikasi yang dialaminya.
  • Mendengarkan apa yang dikatakan oleh perempuan dan keluarganya dan mendorong mereka supaya mengungkapkan kekhawatirannya, upayakan untuk tidak melakukan interupsi.
  • Hormati rasa privasi dan rasa sungkan perempuan tersebut dengan menutup pintu atau gorden sekitar meja periksa.
  • Tunjukkan bahwa perempuan tersebut merasa didengarkan atau dipahami.
  • Gunakan juga komunikasi nonverbal pendukung , seperti menganggukkan kepala atau tersenyum.
  • Jawablah pertanyaan perempuan tersebut secara langsung dengan tenang dan meyakinkan.
  • Jelaskan langkah-langkah yang dilakukan untuk menangani keadaan atau komplikasi tersebut.
  • Mintalah kepada perempuan tersebut untuk mengulangi kembali pokok-pokok inti masalahnya untuk meyakinkan bahwa perempuan tersebut mengerti.
Bila perempuan tersebut memerlukan tindakan operatif , jelaskan sifat tindakannya serta risikonya dan bantulah untuk mengurangi kekhawatirannya . Perempuan yang mengalami ketakutan yang berlebihan mempunyai banyak masalah selama operasi dan penyembuhannya.


Demikianlah " Cara Berkomunikasi Dengan Pasien Wanita " , Silahkan Share menggunakan tab sosial media di bawah ini, agar bisa bermanfaat bagi lebih banyak orang. Kami harapkan kritik dan sarannya di kolom komentar di bawah ini. Atas perhatian dan kunjungannya kami ucapkan Terima Kasih.



Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien

Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien

Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien
Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien

Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien - Selain gangguan fisik, pasien juga mengalami beban psikologik atau ketegangan jiwa,untuk itu Seorang dokter harus memahami bagaimana cara berkomunikasi yang baik antara dokter dan pasien. Karena gangguan fisik dan beban psikologik itu, sebagian besar pasien akan sulit untuk melakukan komunikasi atau bekerja sama dengan  dengan staf klinik,dokter,dan tenaga kesehatan lainnya. Hal tersebut sangat mengganggu upaya pertolongan dalam prosedur pengobatan, terutama pada kasus gawat darurat. Dengan mengetahui cara komunikasi yang baik antara dokter dan pasien dapat dengan segera menciptakan hubungan atau komunikasi yang positif,dapat mengurangi rasa cemas dan ingin diperhatikan.

Cara petugas kesehatan menyampaikan informasi sangat mempengaruhi hasil dan kejelasan informasi yang diterima oleh pasien. Hal ini juga berkaitan dengan kenyamanan selama tindakan , Keberhasilan atau kegagalan upaya pertolongan dan kesalahpahaman dalam menilai apa yang telah mereka terima selama dalam perawatan. Para pasien akan kesulitan , terutama bila ada unsur kesengajaan , untuk menjelaskan faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab suatu komplikasi . Pasien baru mengerti mengapa petugas bertanya secara rinci , apabila dijelaskan kaitan informasi yang diinginkan dengan terapi yang akan dijalankan. Kelancaran komunikasi antara pasien dan petugas kesehatan sangat membantu pertukaran informasi diantara kedua belah pihak. Landasan untuk membina hubungan yang baik tersebut adalah rasa saling percaya diantara kedua belah pihak.

Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien Saat Sebelum Pengobatan Dilakukan.

Untuk membuat rencana pengobatan, diperlukan cukup masukan informasi klinis untuk membuat suatu diagnosis yang tepat. Pastikan pasien mengerti bahwa semua pertanyaan yang diajukan digunakan untuk memberikan cara pengobatan yang terbaik bagi dirinya . Beri kesempatan pada pasien menentukan pengobatan yang ditawarkan. Sebaliknya, pasien membutuhkan informasi tentang kondisi kesehatannya dan pilihan prosedur klinik yang akan dilakukan. Gunakan bahasa sederhana sehingga mereka mengerti pertanyaan yang diajukan dan informasi yang telah diberikan. Petugas kesehatan harus menjelaskan informasi khusus dan penting untuk pasien.

Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien Selama Prosedur Klinik

Selama prosedur klinik ,Perhatian dan bantuan yang diberikan oleh dokter atau petugas kesehatan dapat mengurangi kecemasan dan rasa nyeri yang dialami oleh pasien. Dialog yang disampaikan secara lembut dan menenangkan , dapat mengalihkan fokus perhatian pasien dan rasa kurang nyaman yang sedang dialaminya.  Peran dokter dan semua petugas pelayan dalam menerapkan hal ini akan memberikan hasil yang luar biasa.

Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien Setelah Tindakan

Tenangkan pasien dengan penjelasan tentang kondisi kesehatan dan hasil tindakan yang telah dilakukan . Setelah rasa khawatir dan kecemasan , akibat prosedur yang dihadapinya berkurang, berikan beberapa informasi baru tentang langkah perawatan dan pemantauan lanjutan.

Petunjuk Berkomunikasi Untuk Cara Komunikasi Yang Baik Antara Dokter Dan Pasien : 

Cara komunikasi yang baik antara dokter dan pasien hendaknya memperhatikan petunjuk umum berikut ini :

  • Dengarkan keluhan dan ungkapan perasaan pasien, jangan memotong pembicaraan.
  • Beri kesan bahwa kita sedang mendengar dan mencoba memahami apa yang diungkapkan pasien.
  • Jawab setiap pertanyaan dengan sabar dan penuh perhatian.
  • Berikan penjelasan secara singkat , lengkap, dan mudah dimengerti. Ulangi informasi penting yang harus diketahui oleh pasien.
  • Gunakan istilah umum dan sederhana, jangan gunakan bahasa medis yang tidak dimengerti oleh pasien.
  • Tunjukkan isyarat atau komunikasi nonverbal, misalnya mendekat atau tersenyum.

Saling Percaya

Semua informasi yang diberikan oleh pasien seharusnya dapat dipertimbangkan untuk dipercayai. Dalam hal ini termasuk diantara riwayat kesehatan , alasan untuk meminta pertolongan, pelayanan yang diterima, dan keputusan untuk memilih tempat pelayanan kesehatan.Termasuk dalam rasa saling percaya ini adalah kesepakatan untuk menjaga kerahasiaan pasien, yang dianggap tidak layak untuk diketahui oleh suami,pendamping, wali atau keluarganya, termasuk petugas kesehatan yang tidak terlibat langsung dalam penanganan pasien. Namun, apabila apabila pasien ingin suami atau pasangannya membantu membuat keputusan , petugas kesehatan harus memberikan kemudahan untuk itu.

Privasi

Menciptakan suasana privasi merupakan salah satu bagian dari upaya menimbulkan rasa saling percaya diantara pasien dan petugas kesehatan .Adanya rasa aman , kedekatan , dan keterbukaan akan sangat membantu terjalinnya komunikasi dan persahabatan. Hanya diperlukan sedikit penyesuain lingkungan fisik untuk memenuhi keinginan pasien agar dapat dilayani secara pribadi.  Beberapa keadaan di bawah ini, dapat dijadikan pegangan untuk mempertahankan suasana pribadi : 
  • Gunakan ruang terpisah untuk berbicara secara terpisah dalam bertukar informasi.
  • Tutup pintu atau tirai pemisah pada saat pasien melepas atau berganti pakaian .
  • Atur meja ginekologi agar bagian bawah tubuh pasien tidak menghadap ke pintu.
  • Gunakan alas bokong dan kain penutup tubuh untuk melapisi dan menutup bagian tubuh pasien pada saat pemeriksaan atau melakukan tindakan.
  • Batasi jumlah orang didalam ruang pemeriksaan atau tindakan. Walaupun pasien mengijinkan , sebaiknya jumlah yang hadir harus di batasi.
  • Hindarkan diskusi tentang penyakit pasien yang sedang di rawat , baik diantara dokter, instruktur dan peserta pelatihan, maupun dengan pengunjung lainnya.
Secara garis besar petugas kesehatan yang mampu melaksanakan komunikasi positif secara efektif adalah bila bersangkutan : 
  • Mampu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pasien.
  • Menimbulkan rasa saling percaya diantara pasien dan petugas kesehatan.
  • Mampu mengenali hambatan sosio-kultural setempat.
  • Mampu menyampaikan informasi objektif , lengkap, dan jelas.
  • Mau mendengar aktif dan bertanya secara efektif dan sopan.
  • Memahami dan mampu menjelaskan berbagai aspek kesehatan.
  • Mampu mengenali keinginan pasien dan keterbatasan penolong.
  • Membuat pasien bertanya , berbicara, dan mengeluarkan pendapat.
  • \Menghormati hak pasien , membantu, dan memperhatikan .
Petunjuk Teknis Berkomunikasi : 
Teknik-teknik ini membantu petugas kesehatan menegakkan kejujuran , perhatian, dan hubungan kepercayaan terhadap pasien.
  • Beri salam dan perkenalkan diri anda.
  • Panggil nama pasien atau nama keluarganya.
  • Lakukan kontak mata.
  • Jaga harkat dan martabat pasien.
  • Budayakan perilaku positif.
  • Gunakan tehnik mendengar aktif, jangan menyela atau memotong pembicaraan .
  • Beri penjelasan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan ringkas.
  • Jangan gunakan bahasa medis atau istilah yang sulit dipahami.
  • Tunjukkan perhatian dengan isyarat, mendekat, atau komunikasi nonverbal lainnya.











Konsep Program Internasional Dalam Pelayanan Kebidanan

Konsep Program Internasional Dalam Pelayanan Kebidanan


Konsep Program Internasional Dalam Pelayanan Kebidanan



Primary Health Care ( WHO, 1978 )

Dalam deklarasi Alma-Ata telah dicanangkan ' Health for All by the Year 2000 ' .Primary Health Care ( PHC) merupakan pelayanan kesehatan dasar yang esensial, praktis, ilmiah dengan metode dan teknologi sederhana, dapat diterima oleh masyarakat dengan 5 prinsip dasar, yaitu :
  • Pemerataan upaya kesehatan.
  • Penekanan pada upaya pencegahan.
  • Penggunaan teknologi tepat guna.
  • Peran serta masyarakat dengan semangat kemandirian.
  • Kerja sama lintas sektor.

The Risk Approach In Health Care

With special reference to maternal and child health including family planning, dikembangkan bersamaan dengan Primary Health Care, WHO 1978. Dalam pendekatan resiko pada ibu hamil dinyatakan bahwa semua ibu hamil mempunyai potensi resiko untuk terjadinya komplikasi dalam persalinan dengan dampak kematian, kesakitan, kecacatan, ketidaknyamanan, dan ketidakpuasan ( 5K) , dengan tidak ada Zero Risk

Safe Motherhood Initiative ( Nairobi, 1987 )

Tiap menit tiap hari , di suatu tempat didunia , satu orang ibu meninggal disebabkan oleh komplikasi persalinan. Kebanyakan kematian ibu tersebut merupakan tragedi yang dapat dicegah, dihindari, dan membutuhkan perhatian dari masyarakat internasional. Pertemuan-pertemuan diselenggarakan ,antara lain di Nairobi Kenya 1987 dicanangkan Program : " Safe Motherhood Initiative " Dengan 4 pilarnya , Yaitu :

  • Keluarga berencana : untuk menjamin tiap individu dan pasangannya memiliki informasi dan pelayanan untuk merencanakan saat , jumlah, dan jarak kehamilan.
  • Pelayanan Atenatal : untuk mencegah komplikasi dan menjamin bahwa komplikasi dalam persalinan dapat terdeteksi secara dini serta ditangani secara benar.
  • Persalinan Aman : untuk menjamin bahwa semua tenaga kesehatan mempunyai pengetahuan, ketrampilan, dan peralatan untuk melaksanakan persalinan yang bersih, aman dan menyediakan pelayanan pasca persalinan kepada ibu dan bayi baru lahir.
  • Pelayanan Obstetrik Neonatal Esensial/Emergensi : untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan resiko tinggi dengan gawat-obstetrik/GO, pelayanan emergensi untuk gawat darurat obstetrik/GDO dan komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkan.
Keempat intervensi strategik ini harus disediakan melalui pelayanan kesehatan primer yang bertumpu pada fondasi keadilan bagi seluruh kaum perempuan.Dalam pertemuan konsultasi teknis di Colombo, Sri lanka 1997, setelah satu dekade pelaksanaan Safe Motherhood , didapatkan " lesson learned " , Bahwa kematian ibu merupakan kegagalan . Kesehatan dan kegagalan sosial (' Health and Sosial disadvantage') , kematian ibu sangat dipengaruhi oleh status gizi, pendidikan, sosial ekonomi, dukun dalam merawat ibu hamil/menolong persalinan, penanganan gawat darurat obstetrik, dan keluarga berencana.

WHO 1997 pada hari kesehatan sedunia menyatakan Safe Motherhood merupakan upaya global untuk mencegah/menurunkan kematian ibu dengan slogan : ' making Pregnancy Safer '.

Making Pregnancy Safer  ( MPS )

Suatu strategi sektor kesehatan dalam penurunan kematian/kesakitan ibu dan perinatal . Pelayanan MPS merupakan Hak Asasi manusia.

Dari " Lessons Learned  "  dalam pelaksanaan program Safe Motherhood ada 3 pesan kunci dalam MPS yaitu :

  • Setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih.
  • Setiap komplikasi obstetrik dan neonatal mendapat penanganan adekuat.
  • Setiap perempuan usia subur mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan penanganan komplikasi keguguran.
4 Strategi utama dalam MPS :
  • Meningkatkan akses dan cakupan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir berkualitas yang cost-effective dan berdasar bukti ilmiah.
  • Membangun kemitraan yang efektive melalui kerjasama lintas program , lintas sektor, dan mitra lainnya dalam melakukan advokasi untuk memaksimalkan sumber daya yang tersedia , serta memantapkan koordinasi perencanaan dan kegiatan MPS .
  • Mendorong pemberdayaan perempuan dan keluarga melalui peningkatan pengetahuan untuk menjamin perilaku yang menunjang kesehatan ibu/bayi baru lahir serta pemanfaatan pelayanan yang tersedia.
  • Mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjamin penyediaan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir.
Pelaksanaan kegiatan MPS merupakan tanggung jawab dari seluruh unit dilingkungan kesehatan , bermitra dengan seluruh sektor terkait, organisasi profesi dan swasta .
Komitmen komunitas internasional adalah penurunan AKI dari tahun 1990 menjadi 50% pada tahun 2000 dan selanjutnya penurunan 50% lagi di tahun 2015 dengan penurunan AKI seluruhnya 75% menjadi 115/100000 KH  dan AKB menjadi 35/1000 KH dalam tahun 1990-2015.








Kematian Maternal Dan Kematian Perinatal Di Indonesia

Kematian Maternal Dan Kematian Perinatal Di Indonesia

Kematian Maternal Dan Kematian Perinatal Di Indonesia
Kematian Maternal Dan Kematian Perinatal Di Indonesia
Kematian Maternal Dan Kematian Perinatal Di Indonesia - Pada saat ini tidak ada angka yang tepat mengenai kematian maternal untuk indonesia atau untuk suatu wilayah di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh belum adanya sistem pendaftaran wajib untuk kelahiran dan kematian di negara kita. Menurut taksiran kasar, angka kematian maternal ialah 6 - 8 per 1.000 kelahiran, angka ini sangat tinggi apabila dibandingkan dengan angka-angka di negara-negara maju, yang berkisar antara 1,5 dan 3 per 10.000 kelahiran hidup. Angka-angka yang dewasa ini tersedia ialah angka-angka dari rumah sakit di beberapa daerah, yang selain menerima wanita untuk persalinan, yang telah mendaftarkan diri lebih dahulu (booked case), menerima pula penderita-penderita yang dikirim dari daerah sekitarnya karena kesukaran dalam persalinan.Perbedaan dalam angka-angka dari beberapa rumah sakit untuk sebagian besar disebabkan oleh perbedaan jumlah dalam persen antara booked cases dan kasus-kasus darurat. Kasus-kasus darurat umumnya terdiri atas mereka mula-mula persalinannya dihadiri oleh dukun, akan tetapi karena kesulitan, dikirim ke rumah sakit . Tidak jarang mereka ini terlambat dibawa, malahan kadang-kadang mereka datang ke rumah sakit hanya untuk meninggal.Tabel di bawah ini memperlihatkan angka kematian maternal dalam tabel 1-2 jauh lebih rendah daripada angka-angka tabel 1-1, namun angka-angka itu masih lebih tinggi daripada angka-angka kematian maternal di negara-negara maju. Hal ini disebabkan adanya faktor-faktor lain diluar pelayanan kebidanan yang memegang peranan dalam penentuan angka tersebut. Faktor-faktor itu ialah kekurangan gizi dan anemi, paritas tinggi, dan usia lanjut pada ibu hamil, khususnya di Jawa , anemi sering ditemukan pada wanita hamil.

Pada tahun 1988 kematian maternal di Indonesia diperkirakan 450 per 100.000 kelahiran hidup ( dari Simposium Nasional Kesejahteraan Ibu pada tanggal 29 Juni 1988). Angka tersebut yang tertinggi di negara ASEAN ( 5 - 142 per 100.000) dan 50 - 100 kali lebih tinggi dari angka kematian maternal di negara maju. Dewasa ini dilancarkan di seluruh dunia , khususnya di negara berkembang gerakan Safe Motherhood, untuk mengamankan para ibu hamil, melahirkan, dan sesudahnya, menuju ke keluarga sehat dan sejahtera.

Di indonesia tersebut bukan suatu hal yang baru dan telah diuraikan didepan dalam bentuk diadakannya " Balai Kesejahteraan Ibu Dan Anak " ( BKIA ) sejak tahun 1950 - an. Melihat masih tingginya kematian maternal , gerakan safe motherhood di indonesia ditanggapi dengan simposium " Kesejahteraan Hidup " yang dibuka oleh Presiden Suharto sendiri.Hal ini mempunyai dampak yang cukup berarti, kemudian di tangani oleh pemerintah, khususnya Departemen Kesehatan , Menteri Negara Urusan Peranan Wanita , Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia. Pada akhir simposium " Kesejahteraan Ibu " ada 17 kelompok masyarakat dan instansi pemerintah yang menandatangani mendukung gerakan kesejahteraan ibu tersebut yaitu : Kowani, Dharma Wanita, Dharma Pertiwi, Tim Penggerak PKK, Majelis Ulama Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Komite Nasional Pemuda Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Kantor Menteri Urusan Peranan Wanita, Departemen Kesehatan, Departemen Dalam Negeri, Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, DPR RI Komisi VIII, Perwakilan Daerah. Dengan ditandatangani simposium Kesejahteraan ibu itu, usaha antara lain menurunkan kematian maternal diharapkan dtangani secara gotong royong oleh semua pihak yang mempunyai  kaitan dengan kesejahteraan ibu. Waktu akan menilai apakah kita dapat menurunkan angka kematian maternal di Indonesia.

Angka kematian perinatal yang terdapat dalam kepustakaan Indonesia ialah seperti juga angka angka kematian maternal, diperoleh dari rumah-rumah sakit yang selain menerima persalinan dari booked cases , juga menerima banyak kasus darurat, sehingga tidak menggambarkan keadaan sebenarnya dalam masyarakat.Angka tersebut dirumah-rumah sakit berkisar antar 77,3 sampai 137,7 per 1000. Hans E Monintja ,yang mempelajari angka-angka kematian perinatal tersebut, sampai pada kesimpulan berikut :

  • Lebih separuh dari kematian perinatal ialah bayi lahir mati.
  • Angka kematian perinatal pada bayi berat badan lahir rendah lebih daripada 2x angka kematian bayi cukup bulan.
  • Kematian 24 jam pertama kira-kira 37% dari angka kematian neonatal dini.

Perkembangan Dalam Tahun-Tahun Terakhir


Bahwa pelayanan kebidanan yang adekuat hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat, ternyata berlaku pula untuk bagian-bagian lain dari pelayanan kesehatan. Hanya mereka yang tinggal di kota-kota dan cukup mampu yang memperoleh pelayanan sempurna, sedang untuk sebagian besar masyarakat terutama yang tinggal didaerah pedesaan, pelayanan yang adekuat tidak sampai pada mereka. Keadaan ini melahirkan konsep pusat kesehatan masyarakat . pusat ini diadakan di ibukota kecamatan dan bertujuan memberikan pelayanan kesehatan dalam bidang preventif dan kuratif, aktifitas mencakup pengobatan penyakit , kesejahteraan ibu dan anak, keluarga berencana, pemberantasan penyakit menular, higiene dan sanitasi, perbaikan gizi, penyuluhan kesehatan, kesehatan gigi, kesehatan mental, kesehatan sekolah, penyelenggaraan laboratorium sederhana, perawatan kesehatan masyarakat, pengumpulan data untuk keperluan evaluasi dan perencanaan . Pembentukan pusat kesehatan masyarakat ( Puskesmas) dimulai pada pelita I (1969-1974) , akan tetapi baru berkembang pesat dalam pelita II ( 1974-1979 ) . Pada pertengahan 1979 terdapat 4.353 puskesmas , disamping itu terdapat 6.593 puskesmas pembantu. Dewasa ini jumlah puskesmas dan puskesmas pembantu ditingkatkan , diadakan pula puskesmas keliling dan fasilitas perawatan.

Usaha lain yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan ialah penertiban pendidikan tenaga-tenaga paramedik. Dalam perkembangan aktivitas-aktivitas dalam berbagai bidang telah diadakan kesehatan telah diadakan banyak jenis pendidikan yang beraneka ragam tenaga dengan kemampuan yang sangat terbatas. Karena hal ini dianggap tidak efisien dan banyak pendidikan lebih berorientasi ke klinik, direncanakanlah pendidikan dasar dalam bidang kesehatan untuk menghasilkan perawat kesehatan yang lebih berorientasi ke kebutuhan masyarakat. Tenaga ini dididik 3 tahun sesudah lulus dari Sekolah Menengah Pertama dan bersifat serba guna. Sesudah pendidikan ini, terbuka kemungkinan untuk melanjutkan kearah keahlian tertentu, misalnya untuk menjadi bidan. Dalam pendidikan Perawat Kesehatan diberikan mata pelajaran KIA , termasuk pelayanan kebidanan dengan baik dalam batas-batas tertentu. Direncanakan bahwa Perawat Kesehatan banyak diperlukan untuk Puskesmas dan Puskesmas Pembantu. Oleh karena itu, pendidikannya disebarluaskan diseluruh Indonesia.

Masalah pelayanan kesehatan yang tidak merata ternyata merupakan suatu masalah yang terdapat di banyak negara, khususnya di negara-negara berkembang. Dalam hubungan ini pada pertengahan dasawarsa 70 berkembang gagasan yang disponsori oleh WHO yang pokoknya memberi pelayanan kesehatan yang merata untuk masyarakat dengan partisipasi masyarakat.Tujuan Primary Health Care ialah memajukan dan menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar, dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat. Pelayanan ini harus dilihat sebagai bagian dari pembangunan nasional dalam keseluruhan , dan erat hubungannya dengan aktivitas-aktivitas dalam pendidikan, pertanian, perbaikan gizi, penyediaan obat-obat esensial, dan lain-lain.Partisipasi masyarakat harus tercermin dalam pengambilan keputusan, penyediaan dana kesehatan, dan pelaksanaan kesehatan, dan pelaksanaan sehari-hari. Tiap-tiap orang dan tiap-tiap keluarga harus merasa bertanggung jawab atas pemeliharaan kesehatannya sendiri sebaik-baiknya.

Di Indonesia Primary Health Care berbentuk Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa atau PKMD, dan dimulai pada tahun 1975 . Akan tetapi, sebelumnya , gagasan serupa sudah direalisasikan dalam kurang lebih 200 desa di Indonesia.

Dalam banyak desa sudah ada Lembaga Sosial Desa sebagai badan yang dibentuk oleh masyarakat desa. Badan ini adalah milik masyarakat desa dan bukan aparat dari pamong praja,  walaupun bekerja erat dengan pamong praja dan instansi-instansi pemerintah lainnya.Tugas lembaga itu ialah melaksanakan koordinasi atas usaha-usaha pembangunan dalam berbagai bidang , seperti pendidikan, pertanian, pemasaran, dan lain-lain. PMKD diselenggarakan dalam rangka kerja sama dalam Lembaga Sosial Desa. Tenaga-tenaga sukarela yang memenuhi persyaratan tertentu dipilih dan mendapat pendidikan serta pelatihan selama 4 bulan sebagai persiapan untuk menyelenggarakan tugas dalam bidang " pemberian pertolongan pertama, pengobatan penyakit-penyakit ringan, penyuluhan dalam hal gizi, higiene sanitasi, KIA, dan sebagainya, dan untuk bekerja sama dengan mereka yang berusaha dalam keluarga berencana , pertanian, peternakan, perikanan, dan lain-lain guna meningkatkan taraf kehidupan di desa. Pembiayaan aktivitas-aktivitas ini dilakukan dengan mengadakan dana sehat , yang merupakan semacam asuransi bagi penduduk desa.

Secara teknis, Prokesa dibina oleh Perawat Kesehatan, dan tenaga yang terakhir ini merupakan pula saluran sistem rujukan dari desa ke puskesmas dan terus ke rumah sakit kabupaten. Dalam tahun 1989 pada tiap Rumah Sakit Kabupaten ditempatkan seorang spesialis penyakit dalam, seorang spesialis bedah, seorang spesialis kebidanan dan kandungan, dan seorang spesialis kesehatan anak. Tenaga-tenaga tersebut akan diperbanyak dan diperkuat dengan tenaga penunjang seperti spesialis radiologi, patologi, laboratorium klinik , dan sebagainya disesuaikan dengan kebutuhan.

Dalam rangka peningkatan jangkauan upaya kesehatan, pemerintah telah mendirikan dan menyebarluaskan Puskesmas lengkap dengan sarana dan tenaganya satu puskesmas untuk 30.000 penduduk dan satu Puskesmas Pembantu untuk 18.000 penduduk. Untuk daerah terpencil atau sulit di jangkau diadakan Puskesmas Keliling berupa perahu bermotor atau kendaraan bermotor beroda. Dari dua survey rumah tangga ( SRT ) 1980 dapat dilihat bahwa yang merasa sakit dan dapat pengobatan meningkat dari 55% pada tahun 1972 menjadi 74%pada tahun 1980. Disayangkan baru sekitar 49% ibu hamil memeriksakan diri pada berbagai unit pelayanan kesehatan, 15% pada dukun, dan 36% tidak pernah periksa ( SRT 1980 ) . Dari angka-angka yang didapati tampak dengan jelas bahwa persalinan oleh dukun dan dirumah masih masih merupakan cara persalinan yang terbanyak dilakukan oleh masyarakat. Sebab-sebab dari hal tersebut adalah kompleks . bukan hanya sosial ekonomi dan sosial budaya yang harus diperhatikan , kita perlu utamakan agar para ibu lebih aman dan tertolong secara baik sewaktu hamil dan melahirkan dengan :

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pemeriksaan kehamilan.
  • Untuk menekan angka kesakitan dan kematian sebagai akibat kehamilan dan persalinan perlu diusahakan institusionalisasi persalinan.
Persalinan di klinik , alat-alat dan obat-obatan yang diperlukan selalu tersedia , akan lebih memberi jaminan daripada bila diadakan dirumah . Dengan demikian dapat diramalkan bahwa jumlah persalinan dirumah akan berkurang. Pelembagaan persalinan di rumah sakit dimana cara dan fasilitas untuk mengawasi persalinan makin lama makin sempurna dengan alat-alat canggih akan menyebabkan pengamanan lambat laun bergeser dari ibu ke janinnya . Angka tindakan operatif khususnya seksio sesarea akan meningkat.  Meskipun operasi seksio sesarea cukup aman , namun perlu diingat bahwa angka kematian maternal masih 2 sampai 46 kali lebih tinggi daripada persalinan pervaginam. Segera setelah partus selesai dan tidak memerukan perawatan lagi , ibu dan bayinya dapat dipulangkan dengan sendirinya dengan Follow-up yang baik. Ini dapat diserahkan pada perawat kesehatan pada perawat kesehatan atau tenaga yang khusus dilatih untuk pekerjaan tersebut disupervisi oleh bidan atau dokter puskesmas. Bila masyarakat aktif diikutsertakan maka sistem rujukan yang merupakan tulang punggung dalam mengatasi komplikasi dapat pula diadakan.


Dewasa ini dari Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi diharapkan agar secara tepat dapat menentukan keadaan janin yang dikandung dan pula mengenal keadaan persalinan yang akan datang. Dengan adanya alat elektronik , kemajuan-kemajuan dalam pemeriksaan biomedik , dan akhir-akhir ini dengan ultrasonografi, kita dapat meramalkan dengan lebih tepat janin yang dikandung. Dengan kardiotokograf dapat dicatat kontraksi uterus dan sekaligus aktivitas jantung janin. Amnioskopi, pengambilan darah dari kulit kepala janin untuk analisis gas, pemeriksaan air ketuban melalui fungsi abdomen dapat dilaksanakan oleh dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi untuk kepentingan janin yang akan lahir . Pula dapat dilaksanakan registrasi gerakan-gerakan janin, pernapasan janin, penentuan PO2 secara terus-menerus, pulsatility tali pusat, mengadakan fungsi tali pusat secara intravena obat-obatan atau ekstra cairan makanan bila fungsi plasenta kurang baik. Dengan memeriksa air ketuban dapat ditemukan kelainan pada kromosom , gangguan dalam metabolisme dan rakhiskisis. Fetal surgery masa kini dapat dilaksanakan untuk mengkoreksi janin . Dewasa ini dengan biopsi villus korialis dapat ditemukan kelainan-kelainan fatal lebih dini dan pula jenis kelamin mudigah.

Di negara-negara dimana anak laki-laki lebih diinginkan daripada anak perempuan , maka penentuan jenis kelamin menimbulkan banyak permintaan abortus provokatus , tanpa memperhitungkan hak hidup janin yang sedang berkembang. Hal ini merupakan masalah yang rumit, rawan, dan memprihatinkan.

Dalam dekade terakhir ini banyak di publikasikan  in Vitro fertilization ( IVF) , pemindahan embrio, gifht, surrogate mothers yang seharusnya dalam bidang Obstetri dan Ginekologi masih perlu dibina bersama disiplin-disiplin lain. Secara ilmiah perlu dikembangkan penelitian-penelitian. Oleh karena itu, harus ditentukan pedoman yang ketat sesuai dengan sosial budaya bangsa . Jangan sampai seorang anak mempunyai tiga ibu. seorang ibu menyewa ibu yang dapat telur dari seorang ibu donor dan kemudian menjadi pertengkaran antar keluarga-keluarga yang bersangkutan.

Ilmu kedokteran dan teknologi berkembang terus dengan cepat sekali . Disamping kita dapat kemudahan dalam pencegahan , diagnosis, dan pengobatan tentu akan ada bahaya-bahaya dan komplikasinya. Kini perlu dilancarkan pemakaian teknologi biomedika modern yang menimbulkan persoalan bioetika sehingga batas konflik antara teknologi dan hak-hak asasi manusia menjadi hangat. Disamping itu teknologi biomedika modern dapat membuat kita bertindak kurang manusiawi. Maka sebelum terlambat perlu dipikirkan pedoman-pedoman dalam pelaksanaan pelayanan penelitian , pemakaian alat-alat canggih dalam diagnosis dan terapi dengan mempunyai dasar ilmiah dengan indikasi yang tepat. Untuk meniadakan pengaruh negatif dari teknologi biomedika modern disarankan :

  • Pendidikan dokter ditingkatkan dengan tidak melupakan dasar klinik dan etika kedokteran .
  • Pemerintah mengatur pemakaian , pembuatan, dan pemasaran alat dan obat-obatan yang memperhatikan keadaan sosial di Indonesia.
  • Masyarakat di beri cukup pengertian mengenai tindakan-tindakan yang akan dilaksanakan dan obat-obatan yang di berikan , pula mengenai alat-alat yang digunakan.








Kematian Perinatal Dalam Masa Lampau Kini Dan Kelak


Kematian Perinatal Dalam Masa Lampau Kini Dan Kelak


Kematian Perinatal
Kematian Perinatal

Kematian Perinatal - Dengan tercapainya kematian maternal pada tingkat yang rendah, maka sekarang kematian bayi dianggap sebagai ukuran yang lebih baik serta lebih peka untuk menilai kualitas pelayanan kebidanan. Untuk itu digunakan angka kematian perinatal ( perinatal mortality rate ) yang terdiri atas jumlah anak yang tidak menunjukkan tanda-tanda hidup waktu dilahirkan, ditambah dengan jumlah anak yang meninggal dalam minggu yang pertama dalam kehidupannya, untuk 1000 kelahiran . Penurunan jumlah kematian perinatal dapat dicapai, disamping dengan membuat persalinan seaman-amannya bagi bayi, dengan mengusahakan agar janin dalam kandungan dapat hidup dalam kondisi yang sebaik-baiknya.

Hal ini menjadi dorongan kuat untuk lebih mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kehidupan janin dalan uterus , termasuk apa yang menyebabkan prematuritas ( Sebagian besar bayi yang meninggal dalam minggu pertama ialah bayi prematur ) . Perkembangan ini membuka bidang yang luas serta baru bagi ilmu kebidanan.Dulu banyak perhatian di berikan kepada faktor-faktor mekanis dalam ilmu kebidanan, kini perhatian beralih kepada yang bersangkutan dengan fisiologi, patologi, bio-kimia, endokrinologi, dan lain-lain dalam ilmu kebidanan. Masalah-masalah mengenai gangguan tumbuhnya janin karena plasenta tidak berfungsi dengan baik, pengaruh obat-obat terhadap tumbuhnya alat-alat pada mudigah serta janin , penyakit-penyakit janin karena kelainan susunan kromosom dan sebagainya menjadi pusat perhatian.

Sedang angka kematian bayi ( infant mortality rate ) , yakni angka kematian bayi umur 1 tahun, di negara-negara maju telah turun dengan cepat dan sekarang mencapai angka dibawah 20 pada 1000 kelahiran. Penurunan angka kematian perinatal berlangsung lebih lamban, sebabnya ialah karena kesehatan serta keselamatan janin dalam uterus sangat tergantung dari keadaan dan kesempurnaan bekerjanya sistem dalam tubuh ibu yang mempunyai fungsi untuk menumbuhkan hasil konsepsi dari mudigah menjadi janin cukup bulan.

Di negara-negara maju kematian perinatal ini mencapai angka dibawah 25 per 1.000. Seperti telah dijelaskan , prematuritas memegang peranan penting dalam hal ini. Selanjutnya tidak jarang bersama-saama dengan prematuritas terdapat faktor-faktor lain , seperti kelainan kongenital , asfiksia neonatorum, insufisiensi plasenta, perlukaan kelahiran dan lain-lain. Dua hal yang banyak menentukan penurunan kematian perinatal ialah tingkat kesehatan serta gizi wanita dan mutu pelayanan kebidanan yang tinggi di seluruh negeri.







Kematian Maternal ! Penyebab Kematian Maternal



Kematian Maternal
Kematian Maternal



Kematian Maternal - Umumnya ukuran yang dipakai untuk menilai baik-buruknya keadaan pelayanan kebidanan (maternity care) dalam suatu negara atau daerah ialah kematian maternal ( maternal mortality ) .Menurut definisi WHO " Kematian maternal adalah kematian seorang wanita waktu hamil atau dalam 42 hari sesudah berakhirnya kehamilan oleh sebab apapun, terlepas dari tuanya kehamilan dan tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri kehamilan ". Sebab-sebab kematian ini dapat dibagi dalam 2 golongan , yakni yang langsung disebabkan oleh komplikasi-komplikasi kehamilan , persalinan dan nifas , dan sebab-sebab yang lain seperti penyakit jantung , kanker, dan sebagainya ( associated cause ). Angka kematian maternal ( maternal mortality rate ) adalah jumlah kematian maternal diperhitungkan terhadap 1.000 atau 10.000 kelahiran hidup , kini di beberapa negara malahan terdapat 100.000 kelahiran hidup.

Kemajuan yang dicapai dalam kira-kira setengah abad terakhir telah diumumkan oleh banyak penulis . Di Inggris angka kematian telah menurun dari 44,2  per 10.000 kelahiran dalam tahun 1928 menjadi 2,5 per 10.000 dalam tahun 1970 ( Chamberlain dan Jeffcoate, 1966, Stallworthy, 1971 ) . Perkembangan ini terlihat pula pada semua negara-negara maju, umumnya angka kematian maternal kini dinegara-negara itu berkisar antara 1,5 sampai 3,0 per 10.000 kelahiran hidup.

Angka kematian yang tinggi setengah abad yang lalu umumnya mempunyai 2 sebab pokok :


  • Masih kurangnya pengetahuan mengenai sebab-musabab dan penanggulangan komplikasi-komplikasi penting dalam kehamilan, persalinan , serta nifas.
  • Kurangnya pengertian dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi.
  • Kurang meratanya pelayanan kebidanan yang baik bagi semua yang hamil.

Setengah abad yang lalu sebab-sebab penting kematian maternal sebagai berikut :

Sepsis Puerperalis

Walaupun  Semmelweiss sudah pada tahun 1874 menunjukkan bahwa sepsis puerperalis disebabkan oleh infeksi dan bahwa dokter  dan bidan seringkali merupakan pembawa infeksi itu pada wanita yang sedang bersalin, namun masih jauh dalam abad ke- 20, hal ini belum diterima secara umum di kalangan para dokter.. Baru setelah dengan kemajuan ilmu mikrobiologi dibuktikan bahwa sebab utama penyakit tersebut ialah berbagai jenis streptokokus, bahwa kuman-kuman tersebut di bawa oleh dokter , bidan, atau tenaga lain yang menghadiri persalinan itu, atau oleh wanita lain yang sedang menderita penyakit tersebut , dan bahwa dapat dilakukan tindakan-tindakan untuk mencegah timbulnya serta menjalarnya penyakit. Akan tetapi, pemberantasan yang sungguh-sungguh berhasil baru tercapai dengan ditemukannya obat-obat sulfonamide dan kemudian penisilin.

Berkat usaha-usaha ini peranan sepsis puerperalis yang dahulu merupakan sebab kematian maternal yang sangat penting , kini sudah bayak berkurang . Walaupun demikian , bahaya laten tetap ada dan pencegahan terhadap timbulnya penyakit ini perlu terus-menerus diadakan.Perlu dikemukakan bahwa abortus yang dilakukan oleh tenaga- tenaga bukan ahli dengan kurang atau tidak mengindahkan asepsis masih merupakan faktor penting dalam terjadinya sepsis dalam hubungan dengan kehamilan.

Pendarahan

Sebab-sebab pendarahan yang penting ialah pendarahan antepartum ( plasenta previa dan solusio plasenta ) dan pendarahan postpartum ( retensio plasenta, atonia uteri, trauma kelahiran ) selanjutnya abortus dan kehamilan ektopik. Frekuensi kematian maternal dalam hal ini juga turun ,terutama dengan penggunaan transfusi darah secara rutin pada kejadian itu. Selain itu ada faktor-faktor lain yang ikut membantu , yakni organisasi pelayanan kebidanan yang lebih baik sehingga pertolongan dapat diberikan dengan lebih cepat , kemajuan dalam penanganan berbagai kelainan seperti plasenta previa , dan atonia uteru postpartum , paritas yang rendah pada wanita-wanita, serta keadaan sosial ekonomis yang lebih baik di negara-negara maju .

Gestosis ( Dahulu dikenal dengan toksemia gravidarum )

Istilah ini menampung preeklampsia, eklampsia, dan kelainan-kelainan dalam kehamilan yang berdasarkan hipertensi menahun, penyakit ginjal, dan sebagainya.Dengan perluasan dan peningkatan mutu pengawasan antenatal yang dapat dinikmati oleh hampir semua wanita hamil , maka walaupun sebab-sebab preeklampsia dan eklampsia tidak diketahui angka kematian disini dapat pula diturunkan.

Perlukaan Kelahiran

Dahulu perlukaan kelahiran merupakan sebab kematian maternal yang tidak jarang ditemukan berhubung dengan tindakan-tindakan bedah vaginal yang sukar , akan tetapi dengan kemajuan dalam ilmu dan praktik kebidanan , tindakan-tindakan itu dalam banyak hal dapat dihindarkan atau diganti dengan tindakan yang lebih aman.

Trombo-Embolismus

Angka kematian maternal karena trombo-embolismus, dan karena sebab-sebab diluar kehamilan seperti penyakit jantung dan sebagainya menurun pula dengan lebih sempurnanya usaha-usaha untuk mencegah dan mengawasi serta manangani penyakit-penyakit yang bersngkutan.

Penuruna angka kematian maternal yang mengagumkan itu dicapai dengan penurunan secara proporsional berbagai sebab kematian yang penting, kecuali untuk sepsis yang angka turunnya dalam persen lebih banyak dari angka-angka lain.Jika diambil kesimpulan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan penurunan angka kematian maternal, perlulah disebut :

  • Kemajuan dalam ilmu dan praktik kedokteran, seperti penemu obat-obatan baru, lebih sempurnanya beberapa teknik pembedahan , lebih banyaknya digunakan transfusi darah, dan lain-lain.
  • Lebih sempurnanya serta meluasnya fasilitas-fasilita untuk memberi pelayanan kebidanan yang baik.
  • Lebih baiknya mutu tenaga-tenaga yang memberi pelayanan dalam bidang kebidanan.
  • Faktor-faktor sosial , lebih sempurnanya kesehatan dan lebih baiknya makanan rakyat pada umumnya.
Akan tetapi, walaupun di negara-negara maju telah di capai hasil-hasil yang sangat memuaskan dalam hal menurunkan angka kematian maternal , analisis yang lebih terinci mengenai sebab-sebabnya menunjukkan bahwa masih tidak jarang terjadi kematian yang sebetulnya dapat di cegah , dan yang disebabkan oleh kesalahan dokter, bidan, atau wanita hamil yang bersangkutan. Berhubung dengan itu masih dapat dilakukan usaha-usaha terus-menerus untuk lebih menurunkan angka kematian maternal ,dan untuk menjaga agar hasil yang sekarang di capai jangan sampai mundur lagi.








Sejarah Kebidanan Pada Masa Lampau, Kini, Dan Kelak

Sejarah Kebidanan Pada Masa Lampau, Kini, Dan Kelak

Sejarah Kebidanan
Sejarah Kebidanan

Sejarah Kebidanan - Pelayanan kebidanan dalam arti yang terbatas terdiri atas :

  • Pengawasan serta penanganan wanita dalam masa hamil dan dalam waktu persalinan .
  • Perawatan dan pemeriksaan wanita sesudah persalinan .
  • Perawatan bayi yang baru lahir.
  • Pemeliharaan laktasi
Sejarah kebidanan dalam arti yang lebih luas adalah usaha-usaha dimulai lebih dahulu dengan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan para remaja sebagai calon ayah dan ibu, dan dengan membantu mereka dalam mengembangkan sikap yang wajar terhadap kehidupan keluarga dalam masyarakat. Termasuk pula bimbingan mereka untuk kelak menjadi ayah dan ibu yang baik serta pemberian pengertian tentang soal-soal yang bersangkutan dengan kesehatan reproduksi.

Sejarah Kebidanan

Pada suatu masa dalam sejarah evolusi manusia dalam sejarah kebidanan didunia diawali dari terdapatnya  kepercayaan diantara semua bangsa bahwa kehidupan manusia serta alam di sekitarnya dikuasai oleh kekuatan-kekuatan gaib. Kekuatan-kekuatan itu dapat mempunyai pengaruh baik atau buruk atas keselamatan manusia, termasuk kesehatannya . Oleh karena itu, orang yang sakit beserta keluarganya selalu berupaya dengan berbagai cara , agar pengaruh yang berbahaya dapat disingkirkan dari lingkungan orang yang sedang menderita.  Dalam hubungan ini terdapat orang-orang yang oleh masyarakat sekitarnya dianggap lebih mampu untuk menjadi perantara antara manusia biasa dengan kekuatan gaib. Mereka yang mempunyai kemahiran demikian merupakan golongan yang disegani dan mempunyai kedudukan yang terhormat dalam masyarakat.

Akan tetapi, disamping adanya kepercayaan yang diuraikan diatas , manusia dianugerahi pula dengan daya observasi, daya berpikir, daya menghubungkan apa yang dialami dengan apa yang dipikirkan, serta daya untuk mengumpulkan dan menyimpan pengalaman-pengalaman dalam ingatannya. Daya observasi dan daya asosiasi memungkinkan dia untuk menambah pengetahuannya mengenal anatomi dan fungsi berbagai alat dalam tubuh manusia.  Dengan pengetahuan yang terbatas dan sering salah tentang anatomi dan fisiologi alat-alat itu, ia dapat menghubungkan berbagai penyakit dengan terganggunya fungsi alat-alat tertentu. Hal itu dipakai sebagai dasar bagi usaha-usaha untuk menyembuhkan penderita dari penyakit-penyakit bersangkutan.

Lambat laun terdapat golongan orang yang dikenal dan diakui oleh masyarakat sebagai dokter, dalam arti bahwa mereka mempunyai kecakapan untuk menyembuhkan orang sakit. Demikianlah, lambat laun pada bangsa yang satu hal itu terjadi lebih cepat pada bangsa yang lain. Terdapat pemisahan antara golongan dokter dengan golongan yang melayani kebutuhan masyarakat dalam hal-hal yang bersangkutan dengan kerohanian.

Dalam sejarah manusia terdapat peradaban-peradaban termasuk juga peradaban dalam sejarah kebidanan , diantaranya di Yunani dan Romawi, di India, dan di Tiongkok, dimana praktik kedokteran sudah mencapai tingkat yang tinggi. Tanpa mengurangi jasa-jasa orang lain yang telah memajukan teori dan praktek kedokteran , perlu disebut nama Hippocrates yang hidup dari tahun 460 sampai 377 sebelum masehi dan dianggap sebagai bapak ilmu kedokteran.

Sedang para dokter pria menjalankan praktek kedokteran terhadap beraneka ragam penyakit, pertolongan terhadap wanita-wanita pada masa kehamilan dan saat persalinan hampir seluruhnya diserahkan kepada wanita-wanita penolong persalinan. Hanya bilamana timbul kesulitan yang tidak dapat mereka atasi ,barulah diminta bantuan tenaga pria-pria , karena kebanyakan diantara mereka tidak mempunyai pengalaman khusus dalam bidang kebidanan. Umumnya tidak dapat memberi pertolongan yang sempurna.

Wanita-wanita yang memberi pertolongan pada kehamilan dan persalinan, kecuali mereka yang hidup dalam zaman  Yunani dan Romawi , umumnya tidak mengetahui pengetahuan yang banyak tentang kebidanan . Mereka memperoleh pengetahuannya dari penolong-penolong bersalin lain yang menjadi gurunya dan dari apa yang mereka alami dari praktek sehari-hari. Kiranya mereka dapat disamakan dengan dukun bayi di negeri kita.

Walaupun para dokter pria pada umumnya tidak melakukan praktik dalam bidang kebidanan, namun diantara mereka terdapat orang-orang yang menaruh perhatian besar terhadap fisiologi dan patologi kehamilan dan persalinan, termasuk diantaranya Hippocrates, Soranus, Rufus, Galenus, Celsus, dan lain-lain.Uterus diketahui sebagai tempat pertumbuhan janin , dan vagina mula-mula dianggap sebagai bagian uterus kemudian diketahui sebagai alat yang mempunyai identitas sendiri. Kehamilan terjadi karena penyatuan " air mani pria " dan " air mani wanita " . Air mani pria diketahui berasal dari testis , akan tetapi karena ovarium belum dikenal , air mani wanita di duga berasal dari beberapa tempat pada tubuh wanita yang kemudian disalurkan kedalam uterus.

Pemeriksaan vaginal juga sudah dilakukan. Demikian pula versi pada kaki pada letak lintang sudah dijalankan , mula-mula pada janin mati, kemudian pada janin hidup. Seksio sesarea pada ibu yang meninggal pun sudah diketahui.Yang diuraikan diatas merupakan beberapa contoh pengetahuan dalam bidang kebidanan yang dihimpun sampai beberapa abad sesudah permulaan tahun Masehi. Dalam abad-abad berikutnya tidak tampak banyak kemajuan dalam pengetahuan tersebut. Pada umumnya para dokter yang hidup dalam zaman itu hanya mengulangi apa yang sudah diketahui sebelumnya tanpa banyak menambah pengetahuan dengan penemuan-penemuan atau pikiran-pikiran baru.Keadaan mulai berubah sesudah bedah mayat menjadi lebih umum .

Pengetahuan tentang anatomi alat-alat dalam tubuh manusia sangat diperkaya olehnya, dan pengetahuan tentang fisiologi menyusul. Dengan bedah mayat perubahan-perubahan patologik pada berbagai penyakit dapat pula lebih dikenal . Hal itu lebih memperdalam pengertian tentang berbagai penyakit dan menyempurnakan diagnostik serta pengobatannya.

Diantara ilmu-ilmu , ilmu bedah menunjukkan kemajuan yang pesat.Bersama-sama dengan perkembangan tersebut diatas mulai dari abad ke 16 para ahli bedah Perancis di bawah pimpinan Ambroise Pare memberikan banyak perhatian kepada kesulitan-kesulitan dalam persalinan yang memerlukan penyelesaian dengan jalan pembedahan . Berkat usaha mereka ilmu kebidanan khususnya bagian pembedahannya menjadi cabang ilmu bedah.

 Lambat laun, dengan lebih mendalamnya pengetahuan tentang panggul , tentang anatomi dan fisiologi alat-alat kandungan, tentang fisiologi serta patologi sebagai ilmu persalinan, ilmu kebidanan berhasil mencapai kedudukan sebagai ilmu tersendiri dalam rangka ilmu-ilmu kedokteran lainnya. Hal itu menyebabkan meningkatnya minat banyak dokter untuk khusus mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam mengembangkan teori dan praktek kebidanan.Sementara itu dirasakan keperluan untuk menyempurnakan pendidikan para wanita yang memberi pertolongan dalam persalinan.

Dalam tahun 1513 Eucharius Roeslin menerbitkan buku pelajaran persalinan yang berjudul " Der Schwangern Frauen Und Hebammen Rosengarten ". Walaupun buku ini tidak menyiarkan hal-hal baru , namun artinya terletak dalam hal bahwa untuk pertama kali ilmu kebidanan tidak ditulis dalam bahasa latin , melainkan dalam bahasa nasional .Sekolah bidan pertama yang memberikan pelajaran teratur dibuka dalam tahun 1598 di Munchener  Gebaranstalt , yang kemudian diikuti oleh sekolah bidan lain. Yang terkenal ialah sekolah di Hotel Dieu di Paris dan Gebdranstalt des Burgerspitals di strassburg.  Sekolah yang terakhir ini menjadi contoh sekolah-sekolah bidan di jerman. Sekarang sekolah-sekolah bidan ditemukan diseluruh pelosok dunia.

Perkembangan baru, yang berdasar atas kemajuan pengetahuan dalam fisiologi dan patologi ilmu kebidanan, dimulai dalam abad ke-19 dan berlangsung terus dalam abad sekarang. Perkembangan ini menekankan hal prevensi dalam kebidanan. Lambat laun meluas kesadaran bahwa banyak penyakit dan kelainan dalam masa hamil, persalinan, dan nifas, dapat dicegah atau dapat diketahui lebih dini, sehingga dapat diusahakan dengan menghindarkan akibat-akibat buruk yang dapat ditinggalkannya. Walaupun dalam buku-buku yang diterbitkan sebelumnya soal-soal bersangkutan dengan penyakit-penyakit dalam masa hamil sudah disebut secara sepintas lalu, namun buku pertama yang khusus membahas penanganan wanita hamil ditulis dalam tahun 1837 oleh THOMAS BULL. Pinard pada tahun 1878 menulis pula tentang bahaya kelainan letak janin  dalam uterus dan menganjurkan pemeriksaan wanita hamil untuk mengetahui letak janin dalam kandungannya.

Selajutnya pada tahun 1895 beliau memberitahukan tentang adanya rumah di Paris untuk merawat wanita hamil yang terlantar, dan menerangkan bahwa bayi-bayi yang dilahirkan oleh wanita-wanita ini umumnya lebih besar dan sehat daripada wanita-wanita yang bekerja terus sampai persalinan mulai. Di Inggris ( Edinburg )  pada tahun 1899 mulai disediakan pula tempat untuk merawat wanita hamil pada The Royal Maternity Hospital.  Dokter yang paling berjasa dalam menganjurkan diadakannya pro-maternity hospital untuk wanita hamil yang memerlukan perawatan , ialah Dr. Ballentyne. Demikianlah sejarah kebidanan terlahir dan tersebar diseluruh penjuru dunia seperti yang kita lihat saat ini. Selanjutnya di Amerika Serikat ( Boston ) dilangsungkan usaha baru , dimana anggota-anggota Instructive Nursing Association mengadakan kunjungan rumah secara rutin pada wanita-wanita hamil. Akhirnya, dalam tahun 1911 didirikan klinik Antenatal di Boston Lying-in Hospital  untuk pemeriksaan dan penanggulangan wanita hamil. Prakarsa ini di contoh oleh negara-negara lain dan kini klinik antenatal sudah tersebar diseluruh dunia . Dengan hal ini dan dengan peningkatan usaha pencegahan pada pertolongan persalinan , kebidanan memasuki lingkungan preventive health .

Share artikel " Sejarah Kebidanan Pada Masa Lampau, Kini, Dan Kelak " melalui tab sosial media dibawah ini. Semoga artikel " Sejarah Kebidanan Pada Masa Lampau, Kini, Dan Kelak " ini bermanfaat buat para calon bidan dan kita semua . Artikel lainnya seputar kebidanan pada tab "kebidanan " diatas. Sekian dan Terima Kasih.  







Cara Mengobati Sariawan Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill)

Cara Mengobati Sariawan Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill)

Cara Mengobati Sariawan Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill)
Adas (Foeniculum Vulgare Mill)

Salah satu Cara Mengobati Sariawan adalah Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill) . Adas (Foeniculum Vulgare Mill) memiliki kandungan : 
  • Minyak terbang.
  • Anethol.
  • Zat pahit fenkon.
  • Kamfen.
  • Dipenten.
  • Metal chavikol.
  • Anis keton.
Adas (Foeniculum Vulgare Mill) memiliki manfaat yang sangat banyak untuk mengobati berbagai macam penyakit dengan cara ramuan tradisional ataupun kimia . Adas (Foeniculum Vulgare Mill) banyak di pakai untuk proses pengobatan dengan cara tradisional mengingat kandungan Adas (Foeniculum Vulgare Mill) seperti yang tertera diatas , Beberapa manfaat Adas (Foeniculum Vulgare Mill) mampu mengobati penyakit seperti di bawah ini :
  • Mengobati mulas.
  • Mengobati sariawan.
  • Mengobati batuk.
  • Untuk Obat kuat.
  • Mengobati insomnia.
  • Mencegah kanker.
Berikut ini saya uraikan beberapa cara ramuan tradisional menggunakan Adas (Foeniculum Vulgare Mill) untuk mengobati Penyakit seperti yang saya uraikan diatas.

Cara Mengobati Sariawan Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill)

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk mengobati sariawan

  • Bubuk Adas 3/4 sendok teh.
  • Ketumbar 3/4 sendok teh.
  • Daun iler 1/5 genggam.
  • Daun saga 1/4 genggam.
  • Daun kunyit 1/6 genggam.
  • Pulo sari 3/4 jari.
  • Rimpang lempuyang wangi 1/2 jari.
  • Rimpang kunyit 1/2 jari.
  • Kayu manis 1/2 jari.
  • Gula merah 3 jari.

Cara membuat ramuan tradisional untuk mengobati sariawan : 

Semua bahan-bahan diatas dicuci bersih dan dipotong kecil-kecil .Bahan-bahan yang telah diptong tadi lalu direbus dengan 4 1/2  gelas air bersih, biarkan air mendidih dan menguap sampai air rebusan hanya tersisa 2 gelas saja. Setelah dingin air rebusan tersebut disaring dan siap untuk diminum sebanyak 3 kali dalam sehari. Setiap kali inin meminum cukup 3/4 gelas saja.

Cara Mengobati Batuk Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill)

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk mengobati batuk :

  • Buah Adas 5 gram.
  • Air bersih 500 cc.
  • Madu asli 1 sendok teh.

Cara membuat ramuan tradisional untuk mengobati batuk :

Buah adas yang 5 gram tersebut direbus bersama air bersih sebanyak 500 cc dan tunggu sampai mendidih. Setelah itu dinginkan dan disaring lalu tambahkan 1 sendok teh madu asli. Aduk sampai merata , ramuan siap untuk diminum.
Lakukan hal tersebut sebanyak 2 kali sehari sampai sakit batuk anda sembuh.

Cara Mencegah Kanker Dengan Adas (Foeniculum Vulgare Mill)

Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan :


  •  Biji adas 2 gram
  •  Air bersih 250 cc

Cara membuat ramuan tradisional untuk mencegah kanker

Rebus kedua bahan selama 15 menit, setelah itu dinginkan, saring dan diminum. Lakukan 3 kali sehari , dalam 30 hari pertumbuhan kanker akan dapat dihambat .







Cara Cerdas Mencari Uang

Cara Cerdas Mencari Uang


Cara Cerdas Mencari Uang
Cara Cerdas Mencari Uang

Cara Cerdas Mencari Uang - Kita semua ingin sukses, anda, saya dan siapapun tidak ada yang mau gagal. Tapi mengapa kita sulit untuk maju ? sulit untuk behasil ? Mungkin salah dalam mengambil tauladan, salah dalam mengambil contoh, bagaimana cara berdagang, berbisnis yang sukses. Kalau begitu siapa yang patut ditauladani ? Beliau adalah tidak lain yaitu Nabi Muhammad Saw.
" Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah ( Muhammad Saw ) itu suri tauladan yang baik bagimu " ( QS. Al Ahzab: 21 )

Apa ketauladanan beliau dan apa rahasia suksesnya ? Inilah rahasia beliau sukses bisnis dan sukses pula dakwahnya yaitu jujur, adil, pantang menyerah, baik dan santun akhlaknya dan berdoa kepada sang penguasa alam penggenggam kehidupan yaitu Allah Swt. Rasulullah Saw memberikan nasehat penting kepada kita, kepada orang yang ingin terjun di dunia bisnis agar sukses diantaranya adalah :


  • Penjual tidak boleh melakukan praktek pembohongan dan penipuan terhadap barang-barang yang dijual kepada pembeli . Dalam hal ini nabi muhammad saw bersabda : ' Apabila dilakukan penjualan , katakanlah tidak ada sedikitpun penipuan di dalamnya '.
  • Penjual harus menjauhi sumpah yang berlebihan didalam menjual suatu barang . Diriwayatkan bahwa nabi bersabda : ' Berhati-hatilah dengan sumpah yang berlebihan didalam suatu penjualan . Meskipun ia meningkatkan pendapatan yang cukup banyak namun ia sangat mempengaruhi keberkahan '.
  • Hanya dengan kesepakatan bersama sehingga transaksi dagang akan sempurna . Nabi muhammad saw bersabda : ' keduanya tidak boleh berpisah kecuali dengan kesepakatan bersama' .
  • Penjual harus tegas dan benar dalam takaran dan timbangan.
  • Rasulullah saw telah melarang bentuk-bentuk dan praktek monopoli didalam perdagangan dengan sabdanya : ' Barangsiapa yang melakukan monopoli maka ia adalah seorang pendosa '.
  • Tidak ada harga komoditi yang boleh dibatasi . Anas ra meriwayatkan bahwa pada suatu ketika di masa Rasulullah saw telah terjadi lonjakan harga yang melambung tinggi. Mereka meminta kepada Rasulullah saw agar baginda berkenan membatasi harga , maka nabi menjawab : ' Sesungguhnya Allah lah yang menaikkan harga, membatasi, melimpahkan dan membagikan bantuan makanan '. Ini merupakan suatu keputusan dalam menangani masalah pedagangan besar . jika harga dibatasi lalu tidak akan ada perusahaan atau tidak ada perputaran barang yang menyebabkan terbentuknya perdagangan sehingga perdagangan dunia akan terhenti.
  • Dalam melakukan transaksi agar pelanggan percaya dan akan kembali untuk transaksi lagi kuncinya adalah jujur dan amanah, sebagaimana sabdanya :' Pedagang yang jujur dan dapat dipercaya ( amanah ) adalah termasuk golongan para nabi, dan orang-orang yang jujur akan masuk kedalam golongan syuhada. ( HR. Tarmizi, Darimi, Ibnu Majah Dan Darugutni ). ' Para pedagang kaya akan dibangkitkan pada hari kiamat sebagai pelaku-pelaku kejahatan kecuali mereka yang bertaqwa kepada Allah Swt, jujur dan selalu berkata benar ( HR. Tirmizi, Ibnu Majah, Darimi, dan Baihaqi di dalam Syu'bul Iman ).
Allah Swt menjelaskan dalam Alqur'an dengan tegas dan jelas tentang perniagaan :

" Wahai orang-orang yang beriman apabila kamu bermu'amalah (jual-beli, hutang-piutang dan sebaginya ) tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan maka hendaklah kamu menuliskannya dan saksikanlah dengan 2 orang saksi . Janganlah kamu merasa bosan untuk menuliskan hutang itu baik kecil atau besar. Yang demikian itu adalah lebih adil disisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat untuk tidak menimbulkan keragu-raguan. Kecuali dalam hal perniagaan yang tunai yang kamu jalankan diantara kamu maka tidak ada dosa bagi kamu jika tidak menuliskannya. Gunakanlah saksi jika kamu mengadakan jual-beli. ( QS. Al-baqarah : 228 )

' Jika kamu dalam perjalanan dan tidak memperoleh penulis maka hendaklah kamu terima gadai ' ( QS Al-baqarah : 283 ).

' Tapi jika kedua belah pihak telah saling mempercayai maka hendaklah orang yang dipercayai  berhutang itu membayar hutangnya dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah, Tuhannya '. (Al-Baqarah : 283 )







Cara Mengembangkan Buku Ajar! Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam

Kebutuhan Akan Buku Ajar

Buku Ajar
Buku Ajar
Cara Mengembangkan Buku Ajar! Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam - Dewasa ini , pemerintah telah memberlakukan kebijakan pendidikan berbasis kompetensi. Hal ini telah memicu terjadinya perubahan paradigma dan sistem belajar mengajar di berbagai sekolah di negri ini. Dimana, pendidikan tidak lagi diarahkan hanya untuk transfer pengetahuan , tetapi pendidikan diarahkan untuk menggali dan mengembangkan kompetensi para siswa.

Perubahan sistem pembelajaran itu telah berdampak pada pola penyajian materi ajar yang disajikan . Meskipun telah ditetapkan standar kurikulum untuk mencapai kompetensi tertentu pada suatu mata pelajaran , tetapi dinamika kelas untuk sekolah di kota besar dan di desa tidak dapat dianggap sama. Para guru perlu mengolah buku-buku yang menjadi bacaan wajib dan pendukung pembelajaran yang di peroleh dari para penerbit nasional untuk disesuaikan dengan situasi sekolah dan kondisi siswa.

Buku-buku yang dikonsumsi para guru dab siswa di kota besar dan di desa atau bahkan di masing-masing sekolah seyogyanya berbeda, karena kondisi dan situasi sekolah dan latar belakang siswa berbeda satu sama lainnya. Oleh karena itu, para guru perlu menyusun buku ajar untuk menerjemahkan kurikulum dan materi ajar agar disesuaikan dengan kondisi sekolah dan dinamika para siswa.

Di sini, para guru tidak lagi hanya mengkonsumsi  buku-buku yang telah disediakan oleh penerbit nasional. Sudah saatnya jiwa infopreneur dihidupkan dan di kembangkan dalam diri para guru dan siswa agar mereka dapat menciptakan dan mengembangkan buku-buku ajar sesuai dengan kondisi dan situasi sekolah dan para siswanya.

Sudah saatnya penyajian materi ajar didukung dengan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan pemahaman para siswa terhadap materi tersebut. Namun, ketersediaan dan kondisi infrastruktur berbeda antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya, sehingga kegiatan yang dilakukan juga tidak sama. Misalnya : Untuk memahami rumah-rumah adat , maka para siswa dapat di ajak ke Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ) .

Kalau para guru menggunakan buku-buku yang terbit secara nasional, maka untuk unsur kegiatan dan dinamika kelas lainnya akan sulit untuk diterapkan, karena kemungkinan besar situasi dan kondisinya berbeda. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kualitas belajar mengajar, karena tidak sedikit kegiatan yang ditulis dalam buku tidak dapat dilakukan.

Bagi sekolah yang telah memiliki situs web sendiri, maka nantinya buku-buku ajar yang telah disusun para guru dapat di unggah ke situs tersebut, sehingga para siswa dapat membaca atau mengunduh sendiri buku ajar elektronik tersebut. Selain itu, bagi sekolah yang memiliki rekanan dengan penerbit dapat mencetak buku tersebut untuk menjadi buku pegangan siswa.

Struktur Buku Ajar

Buku ajar memiliki karakter yang berbeda dengan buku-buku referensi pada umumnya. Buku ajar memiliki struktur yang unik ,yakni paparan materi tidak dominan, melainkan dinamika kelas yang mengambil prosentase yang besar.

Sebenarnya struktur buku ajar cukup dinamis . Selain belum ada standar khusus , penulisan buku ajar sangat bergantung pada kemampuan penulis untuk menyajikan dinamika belajar yang hidup, menyenangkan dan sesuai dengan jam belajar, kondisi dan situasi sekolah.

Salah satu model buku ajar teknologi informasi dan komunikasi , setiap Bab nya disusun dengan struktur , antara lain : tujuan pembelajaran yang berisi kompetensi dan indikator pencapaian, paparan materi, kolom yang berisi informasi atau pengetahuan tambahan yang mendukung atau penjelasan istilah, contoh-contoh, dan informasi referensi yang perlu dibaca oleh para siswa.

Selanjutnya ada dinamika praktik di kelas atau laboratorium , tugas-tugas yang dikerjakan baik secara pribadi atau kelompok untuk dikerjakan di kelas atau di rumah, bahan diskusi kelompok, kegiatan yang dianjurkan seperti pengamatan , analisis, dan pembuatan kesimpulan.

Pada bagian akhir dari suatu bab diberikan ringkasan pelajaran, daftar istilah, daftar pustaka, dan soal-soal umpan balik. Sementara itu, buku tersebut juga disertai dengan soal-soal latihan untuk menghadapi ujian tengah dan akhir semester.

Penyusunan Materi Dan Dinamika Buku Ajar

Materi dan dinamika buku ajar yang disusun harus terus mengacu pada tujuan pembelajaran, khususnya tentang kompetensi yang akan di tumbuhkan dalam diri para siswa. Oleh karena itu, buku ajar tidak dapat ditulis oleh penulis yang tidak memiliki latar belakang sebagai guru dan tidak mengajar mata pelajaran tersebut.

Penyusunan dinamika dan materi buku ajar juga perlu memperhatikan waktu yang tersedia dalam setiap pertemuan . jika setiap pertemuan di sediakan dalam 90 menit, maka penulis harus mempertimbangkan waktu-waktu yang akan terbuang, seperti waktu yang akan memfokuskan perhatian para siswa di permulaan jam belajar., setelah sebuah dinamika dilakukan , atau setelah lelucon yang di lontarkan sebagai sebuah selingan . Bisa saja, setiap usaha untuk memfokuskan perhatian para siswa itu dibutuhkan waktu 5 menit, sehingga waktu efektif yang tersedia hanya sekitar 75 menit.

Setelah mempertimbangkan tujuan dan waktu yang tersedia , maka penulis dapat menyusun materi dan dinamika untuk membangkitkan kompetensi yang telah ditentukan sesuai dengan waktu yang tersedia.

Penulis tidak bisa menyusun jika tidak memiliki gambaran yang riil tentang situasi kelas dan karakter siswa. Penyusun buku ajar membutuhkan situasi pembelajaran yang konkrit , karena buku ini tidak sekedar menjadi bahan bacaan, tetapi buku yang akan dijadikan sebagai acuan untuk berproses di dalam kelas.

Mengenal Karakter Dan Kemampuan Siswa

Pengenalan karakter dan kemampuan siswa menjadi suatu topik yang penting dalam penyusunan buku ajar . Para penulis perlu memiliki gambaran yang konkrit tentang kondisi dan situasi para siswa, karena dinamika kelas harus disesuaikan dengan kondisi para siswa agar proses dapat diselesaikan tepat waktu.

Siswa yang memiliki karakter sanguinis tentu suka berbicara , tetapi ia tidak produktif . Akibatnya pada saat ia mengerjakan tugas kelas, ia akan mengganggu temannya dengan mengajak berbicara , sehingga tugas itu tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Situasi seperti itu harus benar-benar dipahami oleh para guru dan dijadikan bahan pertimbangan dalam menyusun dinamika dan alokasi waktunya.

Oleh karena itu, para guru harus dapat memanfaatkan pertemuan pertama dengan sebaik-baiknya untuk mengenali karakter dan kemampuan siswa . Hal itu dapat dilakukan dengan permainan didalam kelas , pertanyaan-pertanyaan umum, kuesioner hingga tes potensi siswa.

Dalam sistem pembelajaran berbasis kompetensi, pengenalan akan siswa menjadi proses yang sangat penting untuk dilakukan oleh para guru. Oleh karena itu, dalam penyusunan buku ajar , hal-hal seperti itu akan dijadikan bahan pertimbangan saat menyusun  bab 1 yang notabene akan menjadi materi hari pertama dari proses pembelajaran.

Penyusunan Soal-Soal Latihan untuk Buku Ajar

Pada bagian akhir disetiap pertemuan , atau ditengah dan di akhir semester , maka para guru perlu memberikan soal-soal yang akan dijadikan dasar dalam menilai tingkatan pemahaman dan tingkat pertumbuhan kompetensi dalam diri siswa.

Soal dapat berupa suatu pertanyaan atau tugas yang direncanakan untuk memperoleh informasi dari para siswa. Soal itu diharapkan dapat mengungkap tentang atribut pendidikan atau tingkat pemahaman atau atribut psikologis yang menunjukkan tingkat pertumbuhan kompetensinya. Oleh karena itu, setiap jawaban butir-butir pertanyaan atau tugas tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi riil para siswa.

Soal dapat berbentuk uraian yang digunakan untuk menangkap tingkat pemahaman dan penguasaan materi , serta memberi kebebasan untuk mengekspresikan jawaban dalam bentuk kalimat-kalimat jawaban yang disusunnya . Sementara itu, soal-soal pilihan ganda hanya berfungsi untuk mengukur kemampuan atau daya ingat para siswa dan sedikit tingkat pemahamannya. Selain itu, soal-soal pilihan membatasi ekspresi jawaban dari para siswa.

Soal-soal disusun dengan memperhatikan perbandingan antara soal-soal yang tergolong mudah , sedang dan sulit. Selain itu, soal soal yang disajikan hendaknya tidak mematahkan semangat belajar para siswa. Artinya, soal-soal yang tersaji berkategori sulit semua atau bahkan amat sulit. Dinamika soal juga perlu diperhatikan , agar proses ujian dapat dinikmati sebagai sebuah permainan yang harus diselesaikan oleh para siswa.

Setelah para siswa mengerjakan soal-soal, tentu para guru akan memberikan penilaian . Satu hal yang perlu diingat, yaitu soal-soal itu hanya mengukur karakteristik siswa dalam memahami dan menumbuhkan kompetensi dalam dirinya , tetapi bukan seluruh potensi, talenta dan masa depan siswa. Oleh karena itu, dalam penyusunan soal-soal sebaiknya para guru tidak merasa bahwa masa depan siswa akan suram bila tidak dapat mengerjakan soal-soal yang diberikannya. Justru sebaliknya para guru harus melakukan introspeksi diri , bilamana banyak siswa yang tidak dapat menjawab soal-soal yang diberikannya.

Sudah saatnya soal-soal disusun dengan paradigma positif, yaitu untuk melihat tingkat keberhasilan para siswa, daripada sebaliknya untuk melihat tingkat kegagalan para siswa. Paradigma tersebut tentu akan mempengaruhi saat guru atau penulis menyusun soal-soal baik sebagai umpan balik atau latihan.

Kelayakan Terbitnya Buku Ajar

Buku ajar layak terbit jika materinya sesuai dengan standar kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan sekolah. Selain itu, buku itu juga memuat dinamika dari proses belajar mengajar dalam memahami materi ajar tersebut.

Paparan materi ditulis secara sistematis dengan bahasa dan istilah yang mudah dipahami sesuai dengan tingkat usia dan jenjang pendidikan para siswa, sehingga tulisan itu mudah di cerna. Carilah contoh-contoh yang mudah untuk dikenali, dilihat, dan dipahami oleh para siswa. Oleh karena itu, carilah contoh-contoh yang berada di wilayah dimana sekolah tersebut berada, misalnya untuk memberikan contoh tugu Monas di jakarta.

Buku ajar dapat dilengkapi dengan gambar-gambar, foto, dan grafik yang mendukung, sehingga buku tersebut memiliki daya pikat bagi para siswa. Selain itu, penulis juga dapat menyertakan  ilustrasi, seperti karikatur atau model komik yang dapat lebih membangkitkan semangat bagi para siswa untuk membaca buku tersebut.

Soal-soal yang disajikan diharapkan tidak hanya sekedar pertanyaan-pertanyaan yang tidak memiliki suatu tujuan. Penulis harus mempertimbangkan dengan baik setiap soal yang disajikan, agar dapat mengukur pemahaman dan pertumbuhan kompetensi dalam diri para siswa. Tentu saja, untuk membuat soal dibutuhkan waktu, pertimbangan dan pemikiran yang matang.

Studi Banding

Buku ajar yang diunggah dalam situs-situs internet dapat dijadikan bahan studi banding para guru. Dimana para guru dapat melihat dinamika kelas untuk mata pelajaran yang sama dari berbagai sekolah.

Setelah studi banding, maka para guru dapat merumuskan buku ajar yang akan disusunnya dan menjadikan buku ajar lain sebagai pembanding untuk memperbaharui baik materi maupun dinamika kelas yang diciptakannya. Dengan mengunggah buku ajar ke situs sekolah, maka para guru dapat saling memberikan inspirasi dalam mengelola sebuah kelas.

Buku ajar elektronik juga dapat menjadi sarana studi banding yang murah dan dapat dilakukan setiap saat, karena internet dapat diakses setiap saat dari berbagai tempat dengan biaya yang murah. Dari studi banding itu, para guru dapat mengukur kualitas dari proses pembelajaran yang dilakukannya di dalam mengasuh suatu mata pelajaran dan mereka juga dapat memperoleh contoh yang tepat.


Kata-Kata Bijak Pemicu Inspirasi                                                                 Cara Cerdas Mencari Uang







Cara Membuat Rambut Anda Tumbuh Dengan Cepat

Cara Membuat Rambut Anda Tumbuh Dengan Cepat - Rata-rata, rambut tumbuh sekitar setengah inci per bulan. Kesehatan Anda secara umum, kesejahteraan, dan faktor genetik mempengaruhi tingkat pertumbuhan rambut anda.

Anda dapat mendorong pertumbuhan rambut dengan menjaga rambut sehat melalui pola makan yang baik dan perawatan rambut yang tepat. Herbal tertentu dapat membantu membuat rambut Anda tumbuh lebih cepat, juga.

Cara Membuat Rambut Anda Tumbuh Dengan Cepat




Cara Membuat Rambut Anda Tumbuh Cepat
Cara Membuat Rambut Anda Tumbuh Dengan Cepat

Berikut adalah 10 cara untuk membantu rambut Anda tumbuh lebih cepat : 

1. Makan makanan yang sehat

 Makan makanan yang sehat
 Makan makanan yang sehat

Makan makanan yang kaya protein dan penting vitamin dan mineral merupakan prasyarat penting untuk pertumbuhan rambut sehat. Memilih makanan tinggi vitamin A, B, C, dan E, zat besi, seng, tembaga, magnesium, dan selenium. Vitamin B-kompleks, khususnya, sangat penting untuk membuat rambut Anda tumbuh lebih cepat.

Jadi, termasuk berbagai makanan seperti susu, keju, yoghurt, ayam, telur, biji-bijian, salmon, bayam, brokoli, paprika, kubis, peterseli, jeruk, alpukat, roti cokelat, gandum, dan alfalfa dalam diet Anda untuk memelihara rambut dan kulit kepala. Plus, minum jus buah dan sayuran segar, seperti jeruk, jeruk, wortel, bit, dan jus selada.

Ikan, biji rami, kenari, kacang-kacangan, labu musim dingin, minyak zaitun, dan makanan lain yang kaya asam lemak omega-3 juga baik untuk pertumbuhan rambut sekitar 3% dari poros rambut terdiri dari asam lemak omega-3.

Hindari kekurangan gizi karena mereka cenderung mempengaruhi rambut Anda negatif. Misalnya, vitamin E dan kekurangan zinc menyebabkan rambut menipis .

2. Gunakan minyak kastroli



Minyak Kastroli
Minyak Kastroli


Menjadi kaya vitamin E dan asam lemak esensial, terutama asam lemak omega-9, minyak jarak mempromosikan pertumbuhan rambut alami.
  • Seperti minyak ini cukup kental, campuran minyak jarak dengan jumlah yang sama kelapa, zaitun, atau minyak almond. Pijat kulit kepala Anda dengan itu dan biarkan selama 30 sampai 45 menit. Kemudian keramas rambut Anda.
  • Anda juga dapat menambahkan minyak esensial, terutama rosemary, peppermint, eucalyptus, lavender, atau minyak thyme, dengan minyak jarak dan kemudian memasukkannya ke dalam rambut Anda.

3. Pijat kulit kepala Anda

Pijat kulit kepala Anda
Pijat kulit kepala Anda

Memijat mempromosikan aliran darah ke kulit kepala, yang pada gilirannya merangsang folikel rambut. Selain itu, dalam kondisi rambut Anda seminggu sekali dengan perawatan minyak panas atau dalam masker pengkondisian rambut.
  • Oleskan minyak (lebih hangat) atau kondisioner rambut Anda.
  • Lembut menggosok jari-jari Anda pada kulit kepala Anda dalam gerakan melingkar selama tiga sampai lima menit.
  • Bilas minyak atau pendingin dari rambut Anda.

4.Balikkan rambut Anda terbalik


Balikkan rambut Anda terbalik
Balikkan rambut Anda terbalik
Ini adalah salah satu trik yang paling populer untuk meningkatkan pertumbuhan rambut lebih cepat. Hanya flip rambut Anda terbalik dengan membalik kepala Anda selama dua sampai empat menit setiap hari. Hal ini diyakini untuk bekerja dengan meningkatkan sirkulasi.

5. Tetap bebas stres

Tetap bebas stres
Tetap bebas stres

Stres adalah salah satu faktor paling penting yang berkontribusi terhadap rambut rontok. Hal ini diyakini bahwa stres dapat mengganggu siklus rambut normal dan memicu rambut untuk memasuki telogen atau jatuh-out fase. Dengan demikian, ketika berjuang untuk pertumbuhan rambut lebih cepat, mengurangi stres dalam hidup Anda.

Untuk mengelola stres, Anda dapat menggunakan meditasi, latihan pernapasan, atau teknik relaksasi lainnya. Plus, pastikan untuk mendapatkan tidur kecantikan Anda sebagai hormon pertumbuhan dilepaskan selama tidur.

6. Gunakan masker rambut dari telur

Gunakan masker rambut dari telur
Gunakan masker rambut dari telur


Telur sangat bermanfaat untuk pertumbuhan rambut lebih cepat karena mereka dikemas dengan protein dan juga mengandung zat besi, belerang, fosfor, seng, dan selenium. Anda dapat menggunakan masker rambut telur setidaknya sebulan sekali.

  • Kocok telur. Campuran dalam empat sendok makan minyak biji anggur dan beberapa tetes minyak lavender. Oleskan pada rambut dan kulit kepala dan biarkan selama setengah jam. Akhirnya, bilas dan keramas rambut Anda seperti biasa.
  • Oleskan campuran dua kuning telur dan dua sendok makan minyak zaitun extra-virgin di kulit kepala Anda. Biarkan selama 15 sampai 20 menit. Cuci dengan air dingin dan kemudian keramas rambut Anda.
  • Atau, mengocok telur dan tambahkan satu cangkir susu, dua sendok makan minyak zaitun extra-virgin, dan jus dari setengah lemon untuk itu. Oleskan pada kulit kepala Anda dan biarkan selama 20 sampai 30 menit sebelum mencucinya dan keramas rambut Anda.


7. Infus rambut dengan herbal

Infus rambut dengan herbal
Infus rambut dengan herbal


Herbal seperti rosemary, catnip, jelatang, burdock, ekor kuda, dan bijak meningkatkan pertumbuhan rambut lebih cepat. Rosemary, khususnya, sangat baik untuk pertumbuhan rambut karena merangsang folikel rambut. Hal ini juga menambah kilau untuk kunci Anda. 
Selain itu, polifenol, dan sifat anti-inflamasi teh hijau juga terkait dengan pertumbuhan rambut. Plus, sebagian besar tumbuh-tumbuhan merangsang pertumbuhan rambut dengan meningkatkan sirkulasi.

  • Siapkan infus herbal dengan seduhan salah satu ramuan ini dalam air panas selama 10 sampai 20 menit. Menggunakannya sebagai bilasan akhir setelah keramas dan pengkondisian rambut Anda. Selain mendorong pertumbuhan rambut, itu akan memperkuat rambut Anda dan membuatnya lembut dan mudah diatur.
  • Anda juga dapat mencampur infus herbal atau minyak esensial dalam sampo Anda.
  • Minum teh herbal.

8. Gunakan vitamin dan suplemen herbal


Gunakan vitamin dan suplemen herbal
vitamin dan suplemen herbal
Selain makan makanan yang tepat, Anda dapat mengambil suplemen seperti asam folat, biotin, rumput laut, minyak ikan, minyak biji rami, minyak evening primrose, ginseng, ginkgo biloba, melihat palmetto, dan lain-lain untuk meningkatkan pertumbuhan rambut.

Asam folat dan biotin adalah vitamin B-kompleks (vitamin B9 dan B7 masing-masing) pertumbuhan bantuan yang lebih cepat dari rambut. Sebelum mengambil suplemen apapun, meskipun, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda.

9.Memelihara rambut dengan lidah buaya


Memelihara rambut dengan lidah buaya
Memelihara rambut dengan lidah buaya
Aloe vera mendorong pertumbuhan rambut dan mencegah rambut rontok. Hal ini juga mengurangi ketombe dan membantu mengembalikan kilau alami rambut Anda.

Terapkan segar gel lidah buaya dicampur dengan sedikit air jeruk dan biarkan selama sekitar 20 Anda rambut minutes.Shampoo. Lakukan ini sekali setiap minggu atau dua.
Anda juga dapat menggabungkan gel lidah buaya dengan jumlah yang sama santan dan minyak gandum dan kemudian menerapkannya pada rambut Anda.
Minum jus lidah buaya secara teratur.

10. Masalah Medis

Masalah Medis
Masalah Medis

Upaya Anda untuk meningkatkan pertumbuhan rambut tidak akan menuai hasil yang baik jika Anda memiliki masalah mendasar seperti gangguan tiroid, ketidakseimbangan hormon, penyakit kronis, atau infeksi yang parah.

Obat-obat tertentu seperti pil KB, beta-blocker, steroid anabolik, antidepresan, antikonvulsan, dan lain-lain juga dapat menyebabkan masalah seperti rambut menipis dan rambut rontok.

Dermatitis seboroik dan kulit kepala infeksi menyebabkan masalah seperti gatal kulit kepala dan rambut rontok ringan. Jadi, mengidentifikasi isu-isu yang mendasari berkontribusi terhadap masalah rambut dan alamat mereka sesegera mungkin sehingga mereka tidak menghambat upaya pertumbuhan rambut Anda.

Selain tips ini, cobalah beberapa pengobatan rumah seperti gooseberry India atau KLSLM minyak, pasta fenugreek, mayones rambut pak, dan ide-ide rambut sehat lainnya.

Menjaga kesehatan rambut dengan mengikuti rutinitas perawatan rambut yang baik dan menggunakan produk rambut yang cocok untuk jenis rambut Anda. Plus, melindungi rambut Anda dari kerusakan akibat sinar matahari dan menghindari penggunaan produk styling panas.




Artikel Menarik : Cara Mengembangkan Buku Ajar